Mencontek menggunakan Resep Dokter “catatan kecil” atau mencoret coret dinding ruangan kampus, mungkin hal yang sudah basi dan kuno untuk dapat membantu jawaban final, benar saja hal itu terjadi, karena saat ini sudah hadir internet yang dapat diakses dengan mudah melalui Handphone (HP), sehingga mahasiswa tidak perlu lagi belajar untuk menghadapi final, cukup modal Handphone yang didukung Fitur GPRS dan posisi duduk yang mugkin luput dari pantuan pengawas dan aksipun dimulai.
Bapak dekan yang terhormat.....
Sudah beberapa hari ini, Fakultas Hukum Unsyiah telah melaksanakan ujian akhir semester, dikalangan mahasiswa Ujian Akhir Smester (UAS) lebih populer dengan sebutan ujian final. Final merupakan evaluasi akhir tiap semester yang wajib dilaksnakan oleh fakultas dan dikuti oleh mahasiswa yang memenuhi syarat untuk mengikuti ujian final. Beberapa hari ini Mahasiswa Fakultas Hukum sibuk menyiapkan diri sendiri untuk menghadapi final, dan tentunya setelah mengikuti final harapan terakhir adalah mendapatkan nilai yang baik agar kuliah dapat bertahan.
Tapi taukah Bapak kecurangan demi kecurangan terus terjadi selama proses final ini berlangsung, setiap pelaksanaan final selalu saja ada mahasiswa yang melihat catatan kecil, mencoret dinding untuk sedikit tulisan pengingat jawaban final, hingga penggunaan internet dalam menemukan jawaban final, mungkin sebelumnya penggunaan internet bukanlah hal negatif, tapi saat ini sebahagian besar mahasiswa telah menggunakan fasilitas internet tentunya untuk mencari jawaban final. Mungkin ini namanya pemanfaatan teknologi dengan baik, Sehingga suasana final yang sedikit sulit dapat terbantu oleh canggihnya teknologi dan mudahnya mengakses internet didalam ruangan.
Fakta di dalam ruangan, banyak pengawas yang tidak mampu mencermati hal ini, dan lemahnya peran pengawas, sehingga memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk membuka internet, mahasiswa memang cukup lihai dalam memanfaatkan kondisi ini sehingga sesuatu hal yang tidak mungkin terjadi dapat terjadi dalam hitungan detik, kemudian lembaran jawaban final dapat terisi dengan sempurna.
Bapak dekan yang saya hormati....
Untuk itu pak, perlu ketegasan dari bapak untuk segera menertibkan semua tindakan kecurangan ini, karena apabila hal ini terus dibiarkan, maka nama besar fakultas kita akan dipertaruhkan serta akreditasi fakultas hukum unsyiah juga patut dipertanyakan. Demi keadilan dan kebenaran maka hal ini harus ditanggapi secara serius pak, kita tidak bisa bayangkan bagi mereka yang tidak mempunyai fitur HP yang tidak mendukung internetan, otomatis mereka tidak mampu mengakses interenet dan tidak menemukan jawaban final, dan bagi mereka mahasiswa yang mempunyai HP canggih tentunnya bukan hal yang sulit untuk menemukan jawaban final. Jelas pak keadilan sudah terabaikan, karena tidak semua mahasiswa mempunyai kesempatan yang sama.
Upaya untuk memberantas ini semua mungkin terabaikan, jelas dibutuhkan sebuah kebijakan yang tegas dan kesungguhan serta tekad yang berkesinambungan untuk memberantasan “ Mafia Final”, jangan sampai kebodohan ini terus berlanjut. Tidak mudah memang untuk melaksanakan hal ini, tapi dengan keseriusan dari bapak maka dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat dipastikan semua proses dapat berjalan dengan benar dan tanpa kecurangan.
Sebagai mahasiswa saya sangat merindukan suasana kampus yang bersaing secara kompetitif, dan menunjukan prestasi gemilang, bukan malah memamerkan bentuk kecurangan yang berujung pada kebodohon, dan menghasilkan mahasiswa karbitan yang suka akan hal hal yang pragmatis.
Karena itu, kini saatnya Bapak harus mengambil tindakan tegas, kembali menyadari bahwa kampus ini kampus yang mencetak mahasiswa-mahasiswa hukum yang dapat diandalkan serta banyak melahirkan Sarjana hukum yang mengerti dan paham akan hukum, bukan malah mereka yang melanggar hukum serta mencurangi hukum itu sendiri. Seharus mahasiswa fakultas hukum tidak larut dalam kecurangan, apa jadinya jika mahasiswa terus di biarkan dalam kecuranangan?
Berikan sanksi tegas bagi mahasiswa yang ketahuan menggunakan Handphone untuk mencari jawaban pada saat final, dan jika perlu buat final ulang untuk menetralisirkan semua kecurangan ini, hal ini sudah mengganggu proses ujian akhir pak. Semoga ada tanggapan dari bapak, ini semua demi kebaikan dan kebesaran nama fakultas hukum unsyiah kedepan. Pak...... Bimbinglah kami kejalan yang benar
Wassalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar