Senin, 23 Juli 2012

WARTAWAN ITU ADALAH SAHABAT (2)


Dandim Fasilitasi Perdamaian Mahasiswa Aceh Selatan & Aceh Tengah


BANDA ACEH - Komandan Kodim (Dandim) 0101 Kota Banda Aceh Letkol Triadi Murwanto siap memfasilitasi dua kelompok mahasiswa Aceh Tengah dan Aceh Selatan yang berseteru untuk berdamai. Karena rusuh gara-gara "bola" cukup memalukan, apalagi dilakukan oleh para calon intelektual.

Hal itu disampaikan Dandim dihadapan tokoh masyarakat dan Mahasiswa dua kabupaten tersebut di Aula Kodim 0101, samping Swalayan Bharata, Banda Aceh, Rabu Petang 27 Juni 2012. Triadi berjanji, pada pertemuan Mahasiswa nanti dia akan menghadirkan Kapolresta Banda Aceh.

"Hari ini kita hanya menghadirkan Kabagops Polresta Banda Aceh," kata Dandim  Triadi.

Triadi menjelaskan, sekarang yang terpenting harus dilakukan menciptakan perdamaian terlebih dahulu, setelah itu baru yang lain-lain, termasuk ganti rugi sepeda motor yang dibakar.

"Soal sepeda motor yang di bakar itu tidak mudah, karena jumlahnya ratusan juta. Kalaupun di bantu Pemda, maka ada Prosesnya," jelas Triadi.

Sementara Kabagops Polresta Banda Aceh Soelaiman YS mengatakan, pihaknya sudah bekerja maksimal mengamankan Popda, termasuk kerusuhan yang terjadi di Taman Ratu. "Polisi bekerja, bukan tidak bekerja," kata Soelaiman menyahuti pertanyaan Waladan Yoga, perwakilan mahasiswa asal Aceh Tengah, yang menyebut polisi tidak bekerja optimal, karena setelah sepeda motor yang dibakar dibubuhi policeline, masih ada sepeda motor lainnya yang dibakar.

Pertemuan di markas Kodim Banda Aceh merupakan pertemuan lanjutan yang digelar para tokoh masyarakat dari dua kabupaten. sebelumnya pertemuan dilakukan di anjungan Aceh Tengah dan dilanjutkan, siang tadi, di anjungan Aceh Selatan yang turut dihadiri wakil Bupati Aceh Selatan, Daska Azis.irencanakan malam ini dilakukan pertemuan kembali dengan menghadirkan mahasiswa Aceh Selatan dan Aceh Tengah.[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar